Read more
Ipapnews.com, Majalengka - Seorang anak baru gede (ABG), warga Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, ER (15), menjadi korban pencabulan sekelompok pemuda.
Ia diperkosa secara bergilir oleh tiga orang pemuda. Ironisnya, perbuatan itu dilakukan dan dibantu pacar korban sendiri.
Polisi berhasil menangkap empat dari lima orang pelaku pemerkosaan, sementara seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat. Keempat pelaku tersebut yakni, YS (25) warga Desa Panjalin Kabupaten Majalengka, YW (28) warga Desa Rajagaluh Lor, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, HA (24) warga Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, serta pacar korban JA (17) warga Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.
Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto melalui Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja Gardaja menuturkan, tindakan biadab itu bermula saat, korban dijemput pacarnya JA (17) di dekat SMP yang berada di Kecamatan Sukahaji, Senin (19/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Oleh JA, korban langsung diajak ke Lapang Bola Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Di lapangan tersebut, telah berkumpul teman-teman JA. Di tempat itu juga, JA bersama kawan kawannya berpesta minuman keras hingga sekitar pukul 01.30 WIB.
Menurut Kapolsek, setelah berpesta miras korban dibonceng bertiga dengan menggunakan sebuah sepeda motor Honda Beat oleh teman pacarnya, yakni YS dan HA. Namun ditengah perjalanan pelaku menghentikan laju motornya di sebuah SD, dengan alasan akan buang air kecil.
"Waktu itu teman pacar korban berinisial PC, langsung menarik korban dan menutup mulut korban pakai tangan. Seketika korban menjerit dan memohon agar tidak diperkosa. Korban yang diancam akan dipukul tidak berdaya, hingga akhirnya digilir oleh tiga orang, sedangkan pacarnya malah ikut membantu bukan melawan atau mencegahnya,” kata Jaja, Selasa (20/6).
Jaja mengatakan korban tindakan bejat para pelaku itu sangat trauma. "Kami yang menerima laporan tersebut langsung bertindak dan dapat menangkap empat dari lima pelaku, yang terlibat dalam aksi bejat tersebut," katanya.
Saat ini, lajut Jaja, korban sudah divisum, sedangkan keempat pelaku digelandang ke tahanan Polsek Rajagaluh sebelum dilimpahkan ke Polres Majalengka. Sementara satu orang pelaku berinisial PC, saat ini masih buron.
“Satu masih dalam pengejaran dan kasusnya ini sekarang sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Majalengka,” pungkasnya.
Sumber: Fajarnews
Ia diperkosa secara bergilir oleh tiga orang pemuda. Ironisnya, perbuatan itu dilakukan dan dibantu pacar korban sendiri.
Polisi berhasil menangkap empat dari lima orang pelaku pemerkosaan, sementara seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat. Keempat pelaku tersebut yakni, YS (25) warga Desa Panjalin Kabupaten Majalengka, YW (28) warga Desa Rajagaluh Lor, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, HA (24) warga Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, serta pacar korban JA (17) warga Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.
Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto melalui Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja Gardaja menuturkan, tindakan biadab itu bermula saat, korban dijemput pacarnya JA (17) di dekat SMP yang berada di Kecamatan Sukahaji, Senin (19/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Oleh JA, korban langsung diajak ke Lapang Bola Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Di lapangan tersebut, telah berkumpul teman-teman JA. Di tempat itu juga, JA bersama kawan kawannya berpesta minuman keras hingga sekitar pukul 01.30 WIB.
Menurut Kapolsek, setelah berpesta miras korban dibonceng bertiga dengan menggunakan sebuah sepeda motor Honda Beat oleh teman pacarnya, yakni YS dan HA. Namun ditengah perjalanan pelaku menghentikan laju motornya di sebuah SD, dengan alasan akan buang air kecil.
"Waktu itu teman pacar korban berinisial PC, langsung menarik korban dan menutup mulut korban pakai tangan. Seketika korban menjerit dan memohon agar tidak diperkosa. Korban yang diancam akan dipukul tidak berdaya, hingga akhirnya digilir oleh tiga orang, sedangkan pacarnya malah ikut membantu bukan melawan atau mencegahnya,” kata Jaja, Selasa (20/6).
Jaja mengatakan korban tindakan bejat para pelaku itu sangat trauma. "Kami yang menerima laporan tersebut langsung bertindak dan dapat menangkap empat dari lima pelaku, yang terlibat dalam aksi bejat tersebut," katanya.
Saat ini, lajut Jaja, korban sudah divisum, sedangkan keempat pelaku digelandang ke tahanan Polsek Rajagaluh sebelum dilimpahkan ke Polres Majalengka. Sementara satu orang pelaku berinisial PC, saat ini masih buron.
“Satu masih dalam pengejaran dan kasusnya ini sekarang sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Majalengka,” pungkasnya.
Sumber: Fajarnews




0 Reviews