Jerman Sebut Tuntutan Saudi Cs pada Qatar Sangat Provokatif

Jerman Sebut Tuntutan Saudi Cs pada Qatar Sangat Provokatif

Size
Price:

Read more

Ipapnews.com, Berlin - Jerman menilai tuntutan yang disampaikan Arab Saudi cs kepada Qatar adalah tindakan provokatif. Jerman adalah negara tebaru yang menolak tuntutan yang disampaikan Saudi cs kepada Qatar, sebagai syarat perbaikan hubungan. 

"Tuntutan tersebut sangat provokatif, dan mengatakan beberapa item dalam daftar tersebut menantang kedaulatan Doha," kata Wakil Kanselir sekaligus Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel, seperti dilansir PressTv pada Selasa (27/6).

Gabriel yang berbicara paska bertemu Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif kemudian mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menentukan kondisi mana yang dapat diterima Qatar, dan mana yang dianggap bermasalah.

Sebelum Jerman, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah terlebih dahulu mengkritik daftar tuntutan Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya yang diajukan terhadap Qatar. Beberapa tuntutan itu dinilai Erdogan sudah melanggar kedaulatan Qatar.

Saudi dan negara-negara koalisi Arab-nya telah mengajukan 13 tuntutan sebagai syarat pencabutan blokade terhadap Qatar. Negara kecil tapi kaya raya ini diblokade Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir setelah pemutusan hubungan diplomatik.

Qatar “dikeroyok” para tetangga Arab-nya atas tuduhan Doha mendukung terorisme. Tuduhan itu telah dibantah Qatar.

Dari 13 tuntutan, penutupan pangkalan militer Turki di Qatar menjadi salah satunya. Selain itu, Qatar dituntut memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menutup media Al Jazeera, membayar denda, menghentikan pendanaan terhadap tokoh dan kelompok yang dikategorikan terlibat terorisme dan sejumlah tuntutan lain.

Doha yang diberi waktu 10 hari untuk memenuhi tuntutan itu balik mengecam. Tuntutan itu dianggap tidak masuk akal. 

0 Reviews

Contact form

Name

Email *

Message *