Read more
![]() |
| Ilustrasi/Foto: Hasan Alhabshy |
"Sementara pesawat ditarik dari runway. Kemudian ATC mengambil keputusan untuk alasan keselamatan dan keamanan, runway utara ditutup diperkirakan sampai 2 jam," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) Agus Haryadi saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (13/6/2017).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.04 WIB saat pesawat dari Kuala Lumpur mendarat di bandara. Pesawat kemudian mendarat di landasan sisi utara.
(Baca Juga: Pesawat Malaysia Airlines Hard Landing di Soetta, Satu Ban Pecah)
"Posisi runway itu yang kelihatan di Terminal 3, jadi posisinya berada di sisi terminal 2 dan 3. (Kejadian) sementara tidak terganggu karena penerbangan lain menggunakan runway sisi selatan yang masih berfungsi normal," imbuh Agus.
Akibat hard landing, salah satu ban pada roda pendaratan mengalami pecah. Namun dipastikan Agus tidak ada korban akibat insiden yang terjadi saat kondisi bandara diguyur hujan.
"Biasanya di teknis penerbangan saat ada air, ada teknik penerbangan (pendaratan) yang diperkeras atau hard landing. Jadi saat itu pesawat mendarat dengan hard landing. Ini mengakibatkan satu buah roda pendaratan pecah," ujar Agus.
(fdn/bpn)




0 Reviews