Read more
Ipapnews.com, Makassar - Juru taktik PSM Robert Rene Alberts menilai, penangguhan penggunaan pemain U-23 yang ditetapkan PT Liga Baru Indonesia (LIB) selaku operator Liga 1 Indonesia adalah sebuah lelucon.
Meski belum membaca surat resminya, namun Robert menyayangkan regulasi baru yang berlaku mulai 3 Juli sampai 30 Agustus 2017 itu.
“Saya belum melihat secara resmi. Kalau itu memang benar, saya hanya bisa tertawa mendengar itu. Itu lelucon dan saya akan bicarakan dengan pak Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin) untuk memberikan pernyataan resmi,” ujar Robert sambil tertawa kecil, saat dikonfirmasi usai memimpin latihan perdana tim Juku Eja di Stadion Andi Mattalatta, Kamis (29/6/2017) sore.
Pelatih asal Belanda ini melanjutkan, Liga 1 Indonesia tidak dibawahi oleh FIFA atau AFC, sehingga setiap tim berhak menolak menyerahkan pemainnya bergabung dengan Timnas U-23 untuk bertanding di SEA Games 2017.
“Selama turnamen yang tidak dibawahi FIFA atau AFF, PSSI tidak berhak mengambil pemain dari tim tertentu. Kita berhak tidak memberikan pemain kita. Kalaupun kalau kita berikan, itu niat baik kita,” tuturnya.
“Tugas utama saya adalah membuat bagus PSM, bukan PSSI. Saya akan lakukan apapun sesuai batas hak-hak saya untuk mengeluarkan permainan terbaik PSM,” jelasnya.
Meski belum membaca surat resminya, namun Robert menyayangkan regulasi baru yang berlaku mulai 3 Juli sampai 30 Agustus 2017 itu.
“Saya belum melihat secara resmi. Kalau itu memang benar, saya hanya bisa tertawa mendengar itu. Itu lelucon dan saya akan bicarakan dengan pak Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin) untuk memberikan pernyataan resmi,” ujar Robert sambil tertawa kecil, saat dikonfirmasi usai memimpin latihan perdana tim Juku Eja di Stadion Andi Mattalatta, Kamis (29/6/2017) sore.
Pelatih asal Belanda ini melanjutkan, Liga 1 Indonesia tidak dibawahi oleh FIFA atau AFC, sehingga setiap tim berhak menolak menyerahkan pemainnya bergabung dengan Timnas U-23 untuk bertanding di SEA Games 2017.
“Selama turnamen yang tidak dibawahi FIFA atau AFF, PSSI tidak berhak mengambil pemain dari tim tertentu. Kita berhak tidak memberikan pemain kita. Kalaupun kalau kita berikan, itu niat baik kita,” tuturnya.
“Tugas utama saya adalah membuat bagus PSM, bukan PSSI. Saya akan lakukan apapun sesuai batas hak-hak saya untuk mengeluarkan permainan terbaik PSM,” jelasnya.




0 Reviews